Pada segelas kopi hitam yang panasnya sudah terisap malam,
Terima kasih,
Telah menjadi penghangat bagi mereka yang tak memiliki pelukan.
Terima kasih,
Pahit di ujung bibir gelasmu, menjadi kecupan termanis pengantar menutup mata.
Saya terlelap,
Bandung, 14 Februari 2017
Wida.
Tuesday, 14 February 2017
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Percakapan Dini Hari
"Partikel. Kamu kenapa suka sekali tokoh Zarah Amala?" "Dia pemberani." Sambil melihat halaman demi halaman buku yan...
-
Aku diam Kamu diam Kita sama-sama menjadi pendiam Ini salahku, aku sadar penuh Aku terlalu jatuh padamu Mendahului kehendakNya Aku sombong...
-
suatu malam, saya pernah berjanji akan berhenti menghitung. berapa banyak hari demi hari, detik demi detik–yang saya lalui dengan membunuh s...
-
L : I love you. I really, really love you. ...
No comments:
Post a Comment